
Prof. Dr. H. Kasful Anwar, M.Pd. merupakan Rektor UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi periode 2024–2028. Ia lahir di Jambi pada 4 Desember 1968 dan tumbuh dalam keluarga yang menanamkan nilai-nilai keislaman, pendidikan, serta etos kerja yang kuat.
Putra dari pasangan H. Usman Gani, seorang pensiunan PNS, dan Hj. Suabatul Aslamiyah, ia menempuh pendidikan dasar dan menengah di SD dan SMP Ar-Riyadh, kemudian melanjutkan ke MAN Jambi. Fondasi pendidikan tersebut membentuk karakter religius dan semangat intelektual yang konsisten dalam perjalanan akademiknya. Ia menyelesaikan studi sarjana di IAIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi pada tahun 1993 di Fakultas Tarbiyah jurusan Bahasa Arab, melanjutkan magister di Universitas Negeri Padang (UNP) dan meraih gelar M.Pd. dalam bidang Teknologi Pendidikan pada tahun 2000, serta meraih gelar doktor dalam bidang Administrasi Pendidikan dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung pada tahun 2010. Karier akademiknya di UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi dimulai sejak tahun 1994 sebagai dosen. Dengan integritas dan dedikasi yang tinggi, ia menapaki berbagai jabatan fungsional dan struktural, termasuk sebagai Dekan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan selama beberapa periode, serta Ketua Program Studi Doktor Manajemen Pendidikan Islam pada Pascasarjana UIN STS Jambi. Puncak perjalanan akademiknya ditandai dengan pengukuhan sebagai Guru Besar dalam bidang Manajemen Pendidikan. Pada Desember 2024, ia resmi dilantik sebagai Rektor UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi dengan visi kepemimpinan yang berorientasi pada transformasi kelembagaan, moderasi beragama, digitalisasi, pengembangan green campus, kampus inklusif, serta penguatan kapasitas dosen dan tenaga kependidikan. Atas dedikasinya, ia menerima tiga penghargaan Satyalancana Karya Satya dari Presiden Republik Indonesia masing-masing untuk masa pengabdian 10 tahun (2011), 20 tahun (2015), dan 30 tahun (2024). Dalam kehidupan pribadi, Prof. Kasful Anwar menikah dengan Asniyati, S.Ag., M.Pd.I., seorang pendidik berstatus PNS. Dari pernikahan tersebut, mereka dikaruniai tiga anak, yakni Ahmad Afif Ridho, Ulil Abshor Abdalah, dan Athaya Farhah Rahman. Dikenal sebagai sosok rendah hati namun visioner, ia memandang pendidikan bukan sekadar proses transfer ilmu, melainkan upaya membentuk manusia yang berkarakter, beriman, dan memiliki daya saing. Filosofi kepemimpinannya menegaskan bahwa seorang pemimpin tidak hanya menggerakkan lembaga, tetapi juga menyalakan harapan dan menginspirasi perubahan yang berkelanjutan.
Buku Terbitan:
- Menanamkan Nilai – Nilai Religiusitas Di Madrasah Melalui Kepemimpinan Transformasional (2024)
- Arsitektur Sistem Organisasi Madrasah: Srategi Membangun Kinerja Dan Prestasi Guru (2025)
- Kepala Sekolah Visioner (2025)
- Rasulullah Guru (2026)



