Tanah sebingkah, payung sekaki ayiek setitik telago Rahmat”Pucuk Jambi 9 lurah, 9 Pucuk hukum adat basendi syarak, 9 Pucuk Isi Piagam Bukit Siguntang, 9 Pucuk Rahasia Allah. Adat lah lamo basendi syarak Syarak basendi kitabullah, Syarak mengato adat memakai .

Memiliki nama lengkap Muchtar Agus Cholif,SH Adipat Cendikio Anggo Ganto Rajo, Tuah Latih Pusako Alam, Pernah menjadi hakim Pengadilan Negeri Selama 30 Tahun, dari Tahun 1984-2014. KPN.Kls.I.B.Maros Sulsel th 2001 2003,KPN.Kls.I.B.Curup Bengkulu th 20032026, Pensiun Hakim Utama IV/e, PN Kls. I A Padang. Wakil Ketua LAM Jambi Provinsi Jambi th 2006-2011, 2011-2016 Wakil Ketua DPA, 2016-2021 Wakil Ketua LAM, 2021 Menjadi Ketua Puslibang Periode 2021-2026, Tetapi Tanggal 9 Desember Mengundurkan diri dari LAM dikarenakan tidak mengembangkan hukum adat melayu jambi, kemudian mulai Mei 2024 LAM menarik penulis masuk LAM Jambi Kembali menjadi Pembina dan anggota dewan pakar LAM Prov. Jambi Periode 2021-2026. Penulis menjadi Penonton bermartabat, pencinta dan berharap Undang duo puluh jadi alat pemersatu Masyarakat Adat Melayu Jambi Provinsi Jambi. Pikir dulu baru bakato lihat baru melangkah, siang melihat malam didengar jangan ado orang tasinggung, tidak melayang karno hampo tidak talilik karno asam, kuat kito basatu batuah karno sekato.

1.Buku Supit Gading Damak Ipuh Hukum Adat Melayu Jambi adalah buku Hukum Adat Melayu Jambi terlengkap di Jambi, hasil penelitian selama 48 tahun dan Study Banding 6 Provinsi, serta hasil Wawancara dg 104 Pasirah & Mendapo Provinsi Jambi pada tahun 1970 & 1979. Salah satu hasil dari Hukum Adat Melayu Jambi yang dikembangkan oleh Muchtar Agus Cholif, SH melalui Dubalang Berempat Gedang Batujuh dan Ungguk Sidi Sumpit Gading Damak Ipuh telah menjernihkan sungai di kelurahan Rantau Badak Ikan dan Udang telah banyak seperti semula, tadinya puluhan tahun tidak ada ikan dan udang karena pencemaran limbah pabrik.

2.Penulis buku ini adalah Muchtar Agus Cholif,SH.Adipati Cendikio Anggo Ganto Rajo, Tuah Latih Pusako Alam. Beliau menjadi Hakim Pengadilan Negeri 30 tahun, menjadi Wakil/Ketua PN.Kls.I.B Maros Sulsel, Ketua PN.Kls.I.B Curup Provinsi Bengkulu, pensiun Hakim Utama IV/e di PN.Kls.IA Padang. Dan Wakil Ketua LAM Prov. Jambi 2006-2011, Wakil Ketua DPA LAM Prov. Jbi 2011-2016, Wakil Ketua LAM Prov. Jbi 2016-2021, tahun 2021 Ketua Puslitbang LAM Prov.Jbi veriode 2021-2026. Tetapi karena LAM tidak mengembangkan Hukum Adat Jambi, maka tgl 9 Des 2021 keluar dari LAM kerena ingin membumikan Hukum Adat Melayu Jambi.

3.Penulis oleh LAM dasukkan lagi jadi anggata LAM veriode 2021-2026 sejak Mei 2024 menjadi Pembina & Anggota Dewan Pakar LAM Provinsi Jambi.

4.Penulis siap berdebat untuk memperbaiki Hukum Adat Melayu Jambi SAYA TANTANG ANDA…!!!

          Wahai.!!,Tokoh Hukum Adat Melayu Jambiyang duduk di LAM atau diluar LAM, ketahuilah bahwa:Undang Duo Puluh, Undang Nan Delapan, Undang Duo Belas & Anak Undang Duo Belas”, telah rusak berat bak luko balung tinggal buwek, karena oknum “Tokoh Adat Perahuglo”, lagak pandai tetapi pandier. Kini tidak salah saya bakato sombong, walau saya bukan sombong orang, karena yang boleh sombong hanya Allah.

        SayaMuchtar Agus Cholif,SH.Adipati Cendikio Anggo Ganto Rajo,Tuah Latih Pusako Alam, hanya bisa berkata: Hidup jangan mengepalang, tidak kayo berani pakai,tidak sombong berani cabiek, takut habis jangan berlek, takut debat perbaiki Hukum Adat Melayu Jambi jangan duduk di LAM, saya himbau sbb:

  1. Siapo yg menguasai Hukum Adat Melayu Jambi, mari debat terbuka dg saya secara ilmiyah & akal sehat.   Siapo yg menguasai Undang Duo Puluh, mari debat terbuka dg saya secara ilmiyah & akal sehat.   Siapo yg menguasai Undang Duo Belas, mari debat terbuka dg saya secara ilmiyah & akal sehat.Siapo yg menguasai Anak Undang Duo Belas, mari debat terbuka dg saya secara ilmiyah & akal sehat.  

          Kito perbaiki Hukum Adat Melayu Jambi yang telah rusak, kito kembalikkan seperti semula, kito wariskan hukum adat yang baik & benar kepada gerasi muda.

         “Kalau bukan kito yang perbaiki siapo lagi..?, kalau tidak sekarang kapan lagi..?”,Kalau kito debat jangan bangga pendapat kito dibenarkan, jangan kecewa pendapat kito disalahkan. Yang terpenting dari yg penting adalah mewariskan Hukum Adat Melayu Jambi yang benar sesuai akal sehat,terima kasih. Wasalam

MUCHTAR AGUS CHOLIF, SH.

Adipati Cendikio Anggo Ganto Rajo,Tuah Latih Pusako Alam.

Kontak  Person :  0812  7837  5444

Sebutkan buku ini sudah dimilik oleh sbb :
1.Menteri Kebudayaan.
2.Dibeli Kedutaan Amerika 6 explar.
3.Leiden Bld

4. Telah diterapkan secara utuh oleh Kabupaten Tanjung Jabung Barat dan disetiap desa dan kelurahan


Karya yang telah diterbitkan:
Sumpit Gading Damak Ipuh : Hukum Adat Melayu Jambi : Buku Hukum Adat Jambi Terlengkap (2019)

KUHPA Kitab Undang Hukum Pidana Adat (Undang Duo Puluh) (2022)

Muchtar Agus Cholif, SH

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *